Duel Berdarah Antara Dua Kakek di Kolaka Utara, Berebut Cucu Balita

TINDO.ID | KOLUT – Kejadian tak terduga terjadi di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra), ketika dua kakek terlibat duel dengan senjata tajam (sajam) jenis parang. Keduanya, berinisial BK dan HR, terlibat perkelahian sengit yang dipicu oleh perebutan seorang balita yang masih berusia 8 bulan, cucu dari keduanya.

Aksi duel tersebut bahkan terekam kamera dan menjadi viral di media sosial, memperlihatkan ketegangan yang melibatkan dua orang tua yang seharusnya menjadi panutan. Akibat perkelahian ini, baik BK maupun HR mengalami luka sabetan parang dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Kejadian itu terjadi pada Sabtu 18 Januari 2025 lalu di Desa Watuliwu, Kecamatan Lasusua, saat BK bersama sejumlah orang datang ke rumah HR untuk mengambil paksa cucunya yang sedang diasuh oleh ibu si balita.

“BK datang dengan maksud ingin mengambil cucunya yang sedang dirawat oleh ibu si cucu. Saat itu, terjadi saling cekcok antara BK dan anak HR yang berinisial FD,” ujar Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Lasusua, IPTU Rahman Syarif, Rabu (22/1/2025).

Setelah perdebatan tersebut, BK keluar dari rumah dan menuju mobilnya untuk mengambil sebilah parang yang sudah dipersiapkan. HR, yang mengetahui niat BK, ikut keluar dan mengambil parang miliknya.

“Setelah mengambil parang, BK langsung mengayunkan parang tersebut yang mengenai lengan kanan HR. Tidak tinggal diam, HR membalas dengan mengambil parang dan terjadi saling sabet,” kata Kapolsek Lasusua.

Warga yang berada di sekitar lokasi segera berusaha melerai perkelahian tersebut. Kedua kakek yang terluka akibat sabetan parang kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

“Benar, kejadian itu dipicu oleh perebutan hak untuk merawat cucu. Kami akan melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap lebih lanjut peristiwa ini,” ujar Kapolsek Rahman.

Peristiwa ini menjadi perhatian warga, mengingat aksi kekerasan tersebut melibatkan dua orang yang semestinya memberikan contoh yang baik bagi generasi muda. Polisi pun memastikan akan mengambil langkah hukum terkait insiden ini.

Laporan Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *