Karang Taruna Lalomerui: Narasi “Save Routa” Dinilai Tidak Berdasar dan Abaikan Fakta Lapangan

Ketua Karang Taruna Desa Lalomerui Kecamatan Routa, Aspin Latumbanga.

TINDO.ID | KONAWE – Narasi kritik terhadap aktivitas PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) di Kecamatan Routa kembali mendapat bantahan. Kali ini datang dari Karang Taruna Desa Lalomerui yang menilai tudingan kelompok “Save Routa” tidak berdasar dan cenderung mengabaikan realitas di lapangan.

Ketua Karang Taruna Lalomerui, Aspin Latumbanga, secara tegas menyebut bahwa kelompok tersebut tidak merepresentasikan masyarakat lingkar tambang.

“Apa yang mereka sampaikan tidak berdasarkan fakta dan tidak mencerminkan kondisi yang kami alami,” ujarnya.

Menurut Aspin, selama hampir dua tahun beroperasi, PT SCM justru telah menghadirkan perubahan signifikan bagi masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga peningkatan kesejahteraan.

Ia menilai narasi negatif yang berkembang berpotensi menyesatkan publik karena tidak disertai data yang akurat.

“Ini bukan soal ada atau tidaknya manfaat, tapi soal bagaimana informasi itu disampaikan secara utuh dan berimbang,” tegasnya.

Aspin juga menyoroti isu transparansi yang kerap diarahkan kepada perusahaan. Ia menilai tudingan tersebut tidak relevan, mengingat perusahaan telah melakukan pemaparan terbuka terkait program pemberdayaan masyarakat.

Lebih lanjut, ia mengkritisi dorongan pembangunan smelter nikel (RKEF) yang dinilai prematur dan tidak melalui kajian komprehensif, termasuk dari aspek regulasi pemerintah.

“Jangan sampai isu ini ditunggangi kepentingan tertentu, sementara masyarakat justru menjadi pihak yang dirugikan,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa setiap kebijakan dan tuntutan harus mempertimbangkan dampak lingkungan, kesehatan, serta keberlanjutan ekonomi masyarakat Routa.

Di akhir pernyataannya, Aspin mengajak seluruh pihak untuk lebih objektif dan tidak mudah terpengaruh oleh narasi sepihak yang belum tentu sesuai fakta.

Laporan: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *