TINDO.ID | KONAWE – Pelantikan pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe yang dijadwalkan berlangsung di TPA Mataiwoi, Jumat (20/2/2026), menuai perhatian publik.
Selain karena digelar di area Tempat Pembuangan Akhir, prosesi tersebut juga diwarnai bau menyengat dan keterlambatan pelaksanaan.
Bupati Konawe, Yusran Akbar, dijadwalkan mengambil sumpah/janji Jabatan Administrator, Pengawas, dan Pejabat Fungsional. Agenda tersebut merupakan bagian dari ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 yang mewajibkan pelantikan bagi setiap PNS yang diangkat dalam jabatan.
Namun, pemilihan TPA Mataiwoi sebagai lokasi pelantikan memunculkan tanda tanya. Di tengah terik matahari dan suasana Ramadan, sejumlah pejabat dan undangan tampak mengenakan masker untuk mengurangi dampak bau tak sedap dari tumpukan sampah.
Acara yang dijadwalkan pukul 13.30 Wita dilaporkan molor. Hingga berita ini diturunkan, Bupati belum terlihat hadir di lokasi.
Sekda Konawe Dr. Ferdinand, SP, MH, Kepala Bappeda Sriany, SE,.M.Si, dan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Dr. Suryadi, S.Pd, M.Pd, MH tetap berada di lokasi bersama pejabat lainnya.
Hingga kini belum ada penjelasan resmi terkait makna atau pertimbangan strategis di balik pemilihan lokasi pelantikan di kawasan TPA tersebut. Kondisi ini pun menjadi sorotan dalam agenda pemerintahan daerah kali ini.
Laporan: Redaksi













