TINDO.ID | KENDARI – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Kapolda Sultra), Irjen Pol Dwi Irianto, S.IK., M.Si., menegaskan komitmen jajarannya dalam mendukung penuh Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas nasional pemerintah.
Didampingi Wakapolda Brigjen Pol Amur Chandra Juli Buana, S.H., M.H., serta sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sultra, Kapolda melakukan inspeksi menyeluruh terhadap kesiapan peralatan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Markas Komando (Mako) Brimob Sultra, pada Kamis, 1 Mei 2025.
Pemeriksaan dilakukan secara detail, mencakup seluruh aspek pendukung operasional dapur. Sejumlah peralatan vital seperti timbangan berkapasitas 150 kg, kompor industri, steamer, chiller, freezer, sistem exhaust, alat masak bertekanan (ompreng), hingga instalasi pengolahan air limbah (IPAL) diperiksa satu per satu untuk memastikan kelayakan dan fungsinya.
Tak hanya itu, kesiapan infrastruktur penunjang seperti instalasi listrik, pasokan air bersih, dan saluran gas turut diverifikasi. Bahkan, satu unit kendaraan operasional yang akan digunakan untuk mendistribusikan makanan ke sekolah-sekolah juga tak luput dari pengecekan.
Secara keseluruhan, sebanyak 98 item peralatan dapur hingga perlengkapan makan diuji secara menyeluruh dalam kegiatan ini.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap perangkat memenuhi standar tertinggi dalam aspek kebersihan, keamanan, dan efisiensi operasional. Ini adalah wujud nyata komitmen Polda Sultra dalam menyukseskan implementasi program strategis pemerintah,” tegas Irjen Pol Dwi Irianto.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan inisiatif nasional yang bertujuan untuk menjamin kecukupan gizi bagi anak-anak Indonesia, khususnya pelajar dari jenjang pendidikan dasar hingga menengah. Melalui program ini, makanan sehat dan bergizi akan disediakan secara cuma-cuma di lingkungan sekolah.
Dengan pengujian menyeluruh dan penguatan infrastruktur dapur SPPG, Polda Sultra menunjukkan langkah nyata dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik, terutama di sektor kesehatan dan pendidikan.
Sinergi erat antara aparat kepolisian dan pemerintah daerah ini diharapkan dapat melahirkan generasi muda Sulawesi Tenggara yang sehat, kuat, dan cerdas pondasi utama menuju tercapainya visi besar Indonesia Emas 2045.
Laporan: Redaksi













