TINDO.ID | KONAWE – Jalanan Sabandara, Konawe, Kamis sore itu (13 Maret 2025) mendadak semarak. Bukan karena kemacetan, tapi karena senyum hangat yang dibagikan oleh puluhan polisi dan wartawan.
Di bawah komando Kapolres Konawe, AKBP Ahmad Setiadi, S.IK. kegiatan “Ramadan Berbagi” mengubah suasana jalanan menjadi penuh keakraban. 300 paket takjil ludes dalam sekejap.
Pengendara motor, sopir angkot, hingga pejalan kaki, semuanya menyambut uluran tangan polisi dan wartawan dengan wajah sumringah. Bukan sekadar takjil, tapi ini adalah simbol kebersamaan, bukti bahwa polisi dan media tak hanya hadir dalam berita, tapi juga dalam aksi nyata.
“Ini bukan sekadar bagi-bagi takjil, tapi ini tentang membangun jembatan hati antara polisi, wartawan, dan masyarakat,” ujar AKBP Ahmad Setiadi, S.IK.
“Kami ingin Ramadan ini dirasakan semua orang, tanpa terkecuali,” lanjutnya.
Kolaborasi polisi dan wartawan ini bukan sekadar pencitraan. Di balik pembagian takjil, ada semangat untuk mempererat tali silaturahmi, menghilangkan sekat antara aparat dan masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa polisi itu sahabat, bukan sosok yang menakutkan,” tambah Kapolres.
Kegiatan ini adalah bagian dari agenda rutin Mabes Polri, tapi di Konawe, sentuhannya terasa lebih personal.
“Semoga takjil ini bisa jadi pengobat dahaga, dan semoga kebaikan ini terus berlanjut,” harap Kapolres.
Namun, “Ramadan Berbagi” tak berhenti di sini. Usai membagikan takjil, Polres Konawe telah menyiapkan santunan untuk kaum dhuafa dan anak yatim, dilanjutkan dengan buka puasa bersama di Mapolres. Ramadan di Konawe kali ini benar-benar istimewa, penuh dengan aksi nyata yang menyentuh hati.
Laporan: Aprian













